SBY Selalu Tidak Konsisten

JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dianggap sebagai pribadi yang tidak konsisten. Karena pernyataan dan sikap selalu tidak pernah sesuai dengan sebelumnya.

“Misalnya sekarang bilang A, terus besoknya B, terus bilang nggak boleh ada monarki, tiba- tiba dia ngasih bintang,” papar Aktivis LSM Petisi 28, Adhie Massardi, saat berbincang dengan okezone, Jumat, (3/12/2010).

Ketidakkonsistenan Presiden juga bisa dilihat dari pernyataannya yang akan membeli sapi para warga korban bencana erupsi Merapi.

“Katanya mau beli sapi, terus dia pergi, janjinya sudah hilang,” katanya.

Sehingga menurut Adhie, dirinya tidak bisa menganalisa disiplin ilmu komunikasi yang diterapkan Presiden SBY. “Ilmunya nggak nyambung,” tukasnya.

Seperti diketahui, SBY sebelumnya sempat mengomentari mengenai sistem monarki di Daerah Istimewa Yogyakarta. Setelah ramai di media massa karena mendapatkan feedback dari Raja Yogya Sultan Hamengku Buwono X, SBY mengklarifikasi hal tersebut dan menyatakan pernyataannya telah digeser sana-sini oleh media.

Tak lama kemudian, dalam waktu sekira 24 jam, Presiden memberikan dua penghargaan di waktu yang terpisah kepada Sultan yang sekaligus Gubernur Daerah Istmewa Yogyakarta Sri Sultan HB X.

Tadi malam, bersamaan dengan peringatan Hari Guru di Istora Senayan, Presiden memberikan penghargaan Satyalancana Pembangunan di Bidang Pendidikan. Jelang siang tadi, Presiden kembali memberikan penghargaan bagi Sultan di bidang Ketahanan Pangan.

Sumber: okezone

About Agung Eko Supriyono
Smart, Friendly, Positif Thinking, Brave

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: